Selasa, 29 Desember 2015

open service gateway initiative (OSGI)



1.Cari data tentang open service gateway initiative (OSGI)
OSGI (Open Service Gateway Initiative) adalah sebuah rencana industri untuk cara standar untukmenghubungkan perangkat seperti perangkat rumah tangga dan sistem keamanan ke Internet.OSGI berencana menentukan program aplikasi antarmuka (API) untuk pemrogrammenggunakan, untuk memungkinkan komunikasi dan kontrol antara penyedia layanan danperangkat di dalam rumah atau usaha kecil jaringan. OSGI API akan dibangun pada bahasapemrograman Java. Program java pada umumnya dapat berjalan pada platform sistem operasikomputer.
OSGI adalah sebuah interface pemrograman standar terbuka. The OSGI Alliance (sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway inisiatif, sekarang nama kuno) adalah sebuah organisasi standar terbuka yang didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota – anggotanya telah ditentukan sebuah layanan berbasis Java platform yang dapat dikelola dari jarak jauh.
Spesifikasi OSGI yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGI. OSGI Alliance yang memiliki program kepatuhan yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGI implementasi berisi lima entri.
Manfaat OSGI
1.    Mengurangi Kompleksitas (Reduced Complexity)
Mengembangkan dengan teknologi OSGi berarti mengembangkan bundel: komponenOSGi. Bundel adalah modul. Mereka menyembunyikan internal dari bundel lain danberkomunikasi melalui layanan didefinisikan dengan baik. Menyembunyikan internals berartilebih banyak kebebasan untuk berubah nanti. Hal ini tidak hanya mengurangi jumlah bug, itu juga membuat kumpulan sederhana untuk berkembang karena bundel ukuran benarmenerapkan sepotong fungsionalitas melalui interface didefinisikan dengan baik. Ada sebuahblog menarik yang menjelaskan teknologi OSGi apa yang mereka lakukan bagi prosespembangunan
2.    Reuse
Para model komponen OSGi membuatnya sangat mudah untuk menggunakan banyak komponen pihak ketiga dalam suatu aplikasi. Peningkatan jumlah proyek-proyek sumber terbuka memberikan JAR’s mereka siap dibuat untuk OSGi. Namun, perpustakaan komersial jugamenjadi tersedia sebagai bundel siap pakai.
3.    Real World
OSGI kerangka kerja yang dinamis. Ini dapat memperbarui bundel on the fly dan pelayanan yang datang dan pergi. Ini dapat menghemat dalam penulisan kode dan juga menyediakan visibilitas global, debugging tools, dan fungsionalitas lebih daripada yang telah dilaksanakan selama satu solusi khusus.
4.    Easy Deployment
Teknologi OSGi bukan hanya sebuah standard untuk komponen, tapi juga menentukan bagaimana komponen diinstal dan dikelola. API telah digunakan oleh banyak berkas untuk menyediakan sebuah agen manajemen. Agen manajemen ini bisa sesederhana sebagai perintah shell, TR-69 sebuah protokol manajemen pengemudi, OMA DM protokol sopir, komputasi awan antarmuka untuk Amazon EC2, atau IBM Tivoli sistem manajemen. Manajemen standar API membuatnya sangat mudah untuk mengintegrasikan teknologi OSGi dalam sistem yang ada dan masa depan.
5.    Dynamic Updates
Model komponen OSGi adalah model dinamis. Kumpulan dapat diinstal, mulai, berhenti,diperbarui, dan dihapus tanpa menurunkan keseluruhan sistem. Banyak pengembang Java tidak percaya ini dapat dilakukan pada awalnya oleh karena itu tidak digunakan dalam produksi.Namun, setelah menggunakan ini dalam pembangunan selama beberapa waktu, sebagian besar mulai menyadari bahwa itu benar-benar bekerja dan secara signifikan mengurangi waktu penyebaran.
6.    Simple
The OSGi API sangat sederhana. API inti hanya terdiri dari satu paket dan kurang dari 30 kelas / interface. API inti ini cukup untuk menulis kumpulan, menginstalnya, start, stop, update,dan menghapus mereka dan mencakup semua pendengar dan keamanan kelas.
7.    Kecil (Small)
The OSGi Release 4 Framework dapat diimplementasikan kedalam JAR 300KB. Ini adalah overhead kecil untuk jumlah fungsi yang ditambahkan ke salah satu aplikasi dengan memasukkan OSGi. Oleh karena itu OSGi berjalan pada berbagai macam perangkat: dari sangat kecil, kecil, dan untuk mainframe. Hanya meminta Java VM minimal untuk menjalankan dan menambahkan sangat sedikit di atasnya.
8.    Cepat (Fast)
Salah satu tanggung jawab utama dari Framework OSGi memuat kelas-kelas dari bundel.Di Java tradisional, JARs benar-benar terlihat dan ditempatkan pada daftar linear. Pencarian sebuah kelas memerlukan pencarian melalui daftar ini. Sebaliknya, pra-kabel OSGi bundel dan tahu persis untuk setiap bundel bundel yang menyediakan kelas. Kurangnya pencarian yang signifikan faktor mempercepat saat startup.
Teknologi OSGi meliputi :
  • The Problem (Permasalahan)
  • The Solution (Pemecahan Masalah)
  • The Framework (Kerangka Kerja)
  • Standard Services (Pelayanan Standard)
  • Framework Services (Pelayanan Kerangka Kerja)
  • System Services (Pelayanan Sistem)
  • Protocol Services (Pelayanan Protokol)
  • Miscellaneous Services (Bermacam-macam pelayanan)
  • Conclusion (Kesimpulan)
Framework OSGi :

Komponen inti dari Spesifikasi OSGi adalah Framework OSGi. Framework menyediakan lingkungan standar untuk aplikasi (disebut bundel).

Layer-layer OSGI

  • Bundels – komponen OSGi yang dibuat oleh pengembang
  • Services – Layanan bundel menghubungkan lapisan dalam cara yang dinamis dengan menawarkan menerbitkan-menemukan-model mengikat Jawa lama untuk menikmati objek.
  • Life Cycle – The API untuk instalasi, start, stop, update, dan menghapus bundel.
  • Modules – Lapisan yang mendefinisikan bagaimana sebuah bundel dapat mengimpor dan mengekspor kode.
  • Security (Keamanan) – Lapisan yang menangani aspek keamanan.
  • Execution Environment (Eksekusi Lingkungan) – Menetapkan metode dan kelas-kelas apa saja yang tersedia dalam platform tertentu.
3.Contoh OSGI
·         Dalam kehidupan sehari-hari. Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet. Yaitu dengan menghubungkan berbagai framework OSGI ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik. Hal ini dilakukan dengan berbagai protocol network yaitu Bluetooth, uPnP, HAVi, dan X10. Dengan bantuan Jini dan standart OSGI dari sun microsistem yaitu Java Embedded Server. Teknologi ini dinamakan home network dan jinni adalah salah satu standart untuk pembuatan home nerwork yang berbasis java.
·         Teknologi dan industri. Dalam hal ini pengembangan OSGI dalam Teknologi dan industri adalah untuk otomatisasi industri. Seperti otomatisnya system dalam gudang yang dapat meminta dalam PPIC untuk mengadakan bahan baku, dan masih banyak yang lain.
·         Ilmu Komputer. Dalam ilmu Komputer ini sangat banyak pengembang yang memanfaatkan teknologi OSGI ini. Dari surfing di internet banyak yang mengulas tentang Pemrograman Java yang mengapdopsi teknologi OSGI ini. Salah satu contoh adalah knopflerfish merupakan framework untuk melakukan OSGI didalam program Java. Dan juga eclipse IDE merupakan OSGI frameworkyang dikembangkan oleh eclipse dan berbasis GUI. Dan masih banyak juga dalam server serta program-program lain yang mengembangkan teknologi OSGI ini.

4.      Kelebihan dan Kekurangan Open Service Gateway Initiative (OSGI)
Kelebihan OSGI
·         Berjalan dimana saja dan digunakan secara luas
·         Aman, sederhana dan tidak mengganggu kinerja aplikasi lainnya
·         Ukurannya kecil dan Kinerjanya cepat
·         Transparan dan Banyak versinya
·         Simple : OSGi API sangat simple.
·         RealWorld : OSGi framework dinamik.
·         Dapat digunakan kembali
·         Mengurangi kompleksitas
Kekurangan OSGI
·         Ruang lingkupnya sangat kecil
·         Keamanan kurang terjaga dari kejahatan hacker
·         Biaya sangat mahal untuk pembuatan aplikasi dari OSGI
·         Rawan terjadinya pencurian data
·         Ukuran penyimpanan yang sangat kecil untuk data yang di simpan



5.      Saran anda tentang OSGI
Dari kelebihan yang dimiliki oleh Teknologi OSGI, dapat diketahui bahwa teknologi ini sangat bermanfaat karena dapat mempermudah pengguna seperti OSGI yang dapat berjalan pada berbagai macam perangkat mulai dari yang sangat kecil sampai besar, cepat mencari kelas-kelas dari bundel, mudah digunakan dan komponennya dapat diinstal atau diubah-ubah tanpa harus menurunkan keseluruhan sistem. Namun bila dilihat dari kekurangan OSGI dapat diketahui bahwa perlu adanya peningkatan dalam bagian keamanan karena dalam hal keamanan masih rawan dalam hal pencurian data.


Sumber :

·         http://www.osgi.org/About/WhatIsOSGi
·         http://razihandoyo.blogspot.co.id/2014/12/open-services-gateway-initiative-osgi.html

Minggu, 27 Desember 2015

BAB 1 (Kerangka Penulisan Ilmiah) Bhs Indonesia 1#



BAB I

PEDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Masalah

                Perkembangan teknologi dan informasi saat ini semakin cepat dan pesat, terutama dalam hal teknologi internet. Jaringan Internet merupakan jaringan komputer global di seluruh dunia yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat. Dengan adanya internet, masyarakat bisa mendapatkan informasi lebih cepat. Selain itu dengan adanya internet, suatu masalah seperti dunia pendidikan dapat lebih mudah untuk menyampaikan informasi melalui website.
            Selama ini informasi yang berhubungan  pada SMK Ristek Jaya Jakarta masih disampaikan dalam bentuk buku informasi dan pendaftaran siswa baru yang dilakukan SMK Ristek Jaya masih dilakukan dengan cara manual. Dengan begitu untuk mempermudah siswa siswi dalam melakukan pendaftraan maka akan dibuat pendaftaran siswa baru secara online yang berbasis website.
            Penyampaian informasi dan pendaftaran siswa baru menggunakan website dapat lebih meninggkatkan daya tarik suatu informasi bagi siswa yang ingin mendaftar. Penggunaan internet yang semakin meningkat, menjadikan website salah satu daya tarik tersendiri pada saat akses internet, sehingga banyak orang yang berlomba-lomba membuat website untuk mempromosikan instansinya.
            Salah satu langkah untuk mempublikasikan SMK Ristek Jaya Jakarta yang beralamatkan di Jl. Raya Bekasi km.26 No. 50 Ujung Menteng Cakung Jakarta Timur dengan menggunakan website. Dengan adanya website ini, diharapkan segala informasi yang berhubungan dengan SMK Ristek Jaya, seperti profil sekolah, data-data guru, dan lain-lain dapat lebih meyebarluas baik untuk masyarakat umum maupun bagi siswa, staf guru, dan karyawan SMK Ristek Jaya pada khususnya.

1.2 Batasan Masalah

Batasan masalah yang ada pada SMK Ristek Jaya ini adalah mengembangkan sistem yang dapat memberikan informasi lebih lengkap terhadap masyarakat dan calon siswa baru tentang SMK Ristek Jaya Jakarta seperti, pendaftaran siswa baru online yang sedang dikembangkan melalui website SMK Ristek Jaya Jakarta. Dengan menggunakan software Sublime Text dan pemrograman PHP untuk pembuatan website dan MySQL dalam pembuatan database.

1.3  Tujuan Penelitian

            Tujuan yang hendak dicapai dengan adanya penulisan ini, tersedianya rancangan sistem informasi pendaftaran siswa baru dengan menggunakan sistem online, agar dapat mempercepat proses pengelolahan, penyampaian informasi kepada masyarakat luas, kemudian juga membantu mempermudah dalam proses penerimaan calon siswa baru pada SMK Ristek Jaya.

1.4 Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam pembuatan website ini menggunakan metode SDLC (System Devlopment Life Cycle) dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
                Fase Identifikasi yaitu mengidentifikasi masalah yang ada dengan  melihat ketidakefisienan para calon siswa baru dan masyarakat dalam mendapatkan informasi seputar SMK Ristek Jaya.
            Fase Analisis yaitu mengumpulkan data seputar SMK Ristek Jaya mulai dari sejarah sekolah,visi dan misi, jurusan, foto/gambar kegiatan yang ada di sekolah dan lain-lain, serta mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan pembuatan website ini.
            Fase Perancangan yaitu merancang tampilan website, mulai dari tampilan halaman awal website, tampilan untuk pendaftaran siswa baru online, dan perancangan struktur navigasi.
            Fase Uji coba yaitu melakukan uji coba website ini sebelum dipakai dan disebarluaskan kepada masyarakat luas.

1.5 Sistematika Penulisan

Untuk mempermudah penulisan dan pembahasan selanjutnya, maka uraian pembahasan tulisan ilmiah ini ditulis secara sistematis sebagai berikut:

BAB I                     PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan dan manfaat penulisan, metode penelitian, dan sistematika penulisan.
    BAB II                   ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Bab ini menerangkan tentang rancangan sistem yang digunakan dan permasalahan yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan.                 
    BAB III                  PENUTUP
Bab ini menerangkan permasalahan yang dibahas dan saran-saran agar pembahasan dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan semestinya.



Selasa, 03 November 2015

Pengantar Telematika



1.      Layanan apa saja yang diberikan pada system telematika
-  Berikan juga penjelasannya .

1)      Layanan Informasi
Layanan Informasi merupakan penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Informasi disajikan dalam berbagai format , yaitu : teks, gambar, audio, dan video.
Tujuan layanan informasi secara umum yaitu agar terkuasainya informasi tertentu sedangkan secara khusus terkait dengan fungsi pemahaman (paham terhadap informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi dalam penyelesaian masalahnya.
Teknologi informasi dan komunikasi, pada masa sekarang tidak dapat dilepaskan dengan telematika (cyberspace). Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan di masyarakat, antara lain dalam alam perkembangannya, teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia. 

2)      Layanan Keamanan
Layanan Keamanan adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan peningkatan tertentu untuk jaringan.

Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap :
a.       Rahasia (privacy)
b.      Keterpaduan data (data integrity)
c.       Keaslian (authenticity)
d.      Convert Channel

3)      Layanan Context – Aware – Event Base 
Context Aware atau istilah lainnya context-awareness diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994, dengan gagasan yang menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat.
Istilah context-awareness mengacu kepada kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu.

4)      Layanan Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.

2.      Contoh Kelebihan dan kekurangan dari system Telematika

Contohnya : Yellow page service (buku petunjuk telepon)
Kelebihan Layanan Telematika :
1.      Masyarakat dapat merasakan pemerataan teknologi yang bisa menjadikan masyarakat menjadi  lebih banyak tahu akan ilmu karena mudahnya mengakses internet. 
2.       Masyarakat tidak perlu kuatir lagi jika data atau akun serta passwordnya di ambil dan di salah gunakan oleh orang lain,karena sudah ada layanan keamaan di telematika.
3.       layanan telematika sangat baik dan efektif digunakan untuk masyarakat karena dapat mempermudah segala sesuatu yang dulunya bersifat manual menjadi digital.
Kerugian Telematika :
1.       Berkurangnya interaksi antar sesama manusia.
2.       Banyaknya pengetahuan tentang cara merugikan orang lain, seperti menjadi cracker.
3.       Banyaknya iklan-iklan atau situs-situs yang menyediakan konten 18+ yang bisa di akses oleh siapa saja tanpa ada batasan umur sehingga pola pikir anak jadi terganggu atau menjadi dewasa sebelum waktunya


3.      Saran untuk system Telematika
·         Pada penerapan pelayanan telematika dibutuhkan perhatian dari masyarakat karena pada layanan ini khususnya pada masyarakat yang awam terhadap teknologi informasi masih ada kemungkinan celah keamanan di retas dan membahayakan data-data si pengguna tersebut.
·         Dalam pemanfaatan Telematika, diharapkan agar dapat memanfaatkan layanan Telematika secara baik dan benar  khususnya dalam mempublikasikan data, untuk jenis data yang bersifat penting dan tidak untuk dipublikasikan secara umum.
·          Perbaikan infrastruktur harus di lakukan dengan merata di semua daerah untuk mengoptimalkan pelayanan telematika